ArtikelSeperti Apa Cara Menghemat Air yang Benar?

27th April 2020by @gallileolei0
https://gallileolei.com/wp-content/uploads/2020/04/water-1761027_1920-1280x683.jpg

Indonesia termasuk negara kaya dalam penyimpanan sumber air. Negara ini pun mampu menyimpan 6% potensi air di dunia. Namun pada tahun 2019 terdapat isu bahwa Indonesia akan kehabisan air dalam beberapa tahun ke depan.

Indonesia termasuk negara kaya dalam penyimpanan sumber air. Negara ini pun mampu menyimpan 6% potensi air di dunia. Namun pada tahun 2019 terdapat isu bahwa Indonesia akan kehabisan air dalam beberapa tahun ke depan. Bayangkan saja jika hal itu benar-benar terjadi. Orang-orang akan kesulitan menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari. Maka dari itu perlu adanya penanganan yang tepat. Caranya adalah menghemat air dari rumah masing-masing. Setiap keluarga yang sadar menggunakan air dengan baik, itu akan mencegah kehabisan air untuk masa depan. 

9 Cara Menghemat Air yang Benar

Penggunaan air memang menjadi kebutuhan prima. Manusia memanfaatkannya untuk mandi, minum, menyiram, dan mencuci. Pemakaian untuk kegiatan-kegiatan itulah menyebabkan air secara perlahan berkurang. Namun hal itu bisa diatasi jika menggunakan air secara benar. Lantas, bagaimana cara menanganinya? Berikut langkah-langkah menghemat air dengan benar:

1. Pemakaian air saat mandi

menghemat air
Gambar oleh PublicDomainPictures dari Pixabay

Gunakan air dengan sebaik-baiknya ketika sedang mandi. Lamanya waktu mandi, membuat penggunaan air terbuang secara percuma. Menggunakan shower pun menjadi pilihan tepat, supaya tidak boros air. 

Matikan alat itu sebentar ketika sedang memakai shampo dan sabun. Lalu hidupkan kembali saat membutuhkannya. Apabila menggunakan bak mandi, ambil airnya sedikit demi sedikit. Jangan satu gayung penuh. 

 

2. Memastikan penggunaan air

menghemat air
Gambar oleh Semevent dari Pixabay

Salah satu cara menghemat air dengan mengecek saluran-saluran air setelah menggunakannya. Pastikan setiap kran tertutup rapat di kamar mandi atau wastafel sehingga tidak ada air yang meluber ke mana-mana.  

Ketika menggosok gigi, mencuci muka, mencuci piring, dan mencuci tangan dengan sabun, tutup krannya terlebih dahulu. Kemudian buka kembali saat dibutuhkan. Dengan begitu air tidak mengalir secara sia-sia. 

 

3. Membuat lubang biopori

menghemat air
Gambar oleh Mrinal Mondal dari Pixabay

 

Cara menghemat air secara kreatif dan mudah dengan membuat biopori di pekarangan rumah. Biopori merupakan lubang artificial yang dibuat secara silinder ke bawah tanah. Kemudian lubangnya ditimbun dengan pupuk organik. 

Ketika hujan turun alat itu bisa membuat resapan dalam air. Dengan begitu, ketika musim kemarau, sumber itu dapat menyuplai air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. 

 

4. Tampung air hujan

menghemat air
Gambar oleh Ulrike Mai dari Pixabay

Air hujan bisa dimanfaatkan untuk menyimpan air. Buatlah penampungan air dengan penutup yang bersih. Dari tempat itu lah, kamu bisa menggunakan airnya. 

Syaratnya perhatikan selalu penampungannya. Dengan begitu, tidak ada nyamuk yang menyebarkan penyakit demam berdarah. Menyiram tanaman dan halaman pada musim hujan pun tidak perlu dilakukan lagi. Karena sudah ada yang menyiramnya secara alami.

 

5. Perhatikan kebocoran di rumah

menghemat air
Gambar oleh Daniel Kirsch dari Pixabay

 

Mengabaikan kebocoran pipa dan kran di rumah membuat air terbuang percuma. Itu artinya tidak memanfaatkan air secara benar. 

Cek selalu saluran pipa dan kran untuk memastikan apakah ada air yang menetes atau tidak. Jika ada segera perbaiki secepatnya. Namun kalau belum sempat, tampunglah air itu terlebih dahulu.

 

6. Mencuci kendaraan

menghemat air
Gambar oleh Sasin Tipchai dari Pixabay

Merawat kendaraan itu penting. Terlebih jika sepeda motor atau mobil sudah kotor, pasti memerlukan pencucian. Dalam hal ini terkadang air terbuang sia-sia. maka dari itu gunakanlah selang dan mesin yang bertekanan. 

Alat-alat itu bisa menghemat air hingga 80 persen. Cucilah kendaraan seminggu atau dua minggu sekali. Kecuali jika kendaraan tersebut sudah sangat kotor. 

 

7. Mengurangi siraman

menghemat air
Gambar oleh annawaldl dari Pixabay

Manusia biasanya melakukan penyiraman air untuk menyiram tanaman, halaman, dan toilet. Jangan memakainya secara berlebihan. 

Jika menyiram pada halaman dan tanaman gunakan air secukupnya. Beruntungnya jika hujan datang, kamu tidak perlu menyiraminya ulang. Jadi lebih menghemat air kan?

 

8. Gunakan sedikit detergen

menghemat air
Gambar oleh karunasanghvi dari Pixabay

Mencuci tanpa detergen membuat baju tetap kotor. Maka dari itu tuangkan pembersih pakaian itu secukupnya. Sehingga penggunaan air pun tidak berlebihan. Jika terlalu banyak, membilas baju membutuhkan air yang sangat banyak. Kira-kira itu boros atau hemat air, ya? 

 

9. Menggunakan air kembali

menghemat air
Gambar oleh Dominik Fuchs dari Pixabay

Setelah mencuci pakaian, sayur-mayur, dan buah-buahan, kamu bisa memanfaatkan reuse water. Air itu nantinya digunakan untuk menyiram tanaman atau halaman yang kering. Ada faedahnya juga ya air bekas. 

Memanfaatkan air dengan baik dan benar akan menyelamatkan bumi dari keringnya air. Dengan begitu orang-orang tidak akan kesulitan mencari sumber air bersih. Jika kamu sedang mencoba untuk menghemat air, bisa nih mempraktikkan cara-cara di atas. Ayo, mulai dari diri sendiri aja dulu!

error: Content is protected !!